Vaksinasi Didominasi Pedagang Pasar, Danramil Telanaipura Ucapkan Terima Kasih

Koramil Telanaipura
Para pedagang mendapat apresiasi dari Danramil 415-09/Telanaipura Mayor Inf Widi Purwoko, SE karena telah mendominasi keikutsertaannya dalam kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di pasar rakyat Aurduri, Jum'at (31/12/2021). Foto : Istimewa

Ungkap.co.id – Antusiasme para pedagang pasar Aurduri di Kelurahan Penyengat Rendah dalam mengikuti kegiatan vaksinasi patut diacungi jempol.

Para pedagang mendapat apresiasi dari Danramil 415-09/Telanaipura Mayor Inf Widi Purwoko, SE karena telah mendominasi keikutsertaannya dalam kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di pasar rakyat Aurduri, Jum’at (31/12/2021).

Bacaan Lainnya

Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini menyasar pada kelompok usia 6-11 tahun dan 12 tahun keatas. Namun realitanya peserta banyak dari kalangan pedagang yang relatif sudah berumur.


Sebagai pelaksana dalam kegiatan tersebut, Danramil wajib mengucapkan terima kasihnya dan secara khusus memberikan apresiasi kepada para pedagang karena tingginya tingkat kesadaran dalam rangka upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jambi.

Baca Juga : Polda Jambi Jajaran Sita Sabu 33,137 Kg, Ganja 119,361 Kg, dan Ekstasi 1.837 Butir

Sama-sama diketahui bahwa pasar merupakan pusat pertemuan langsung antara pedagang dengan pembeli yang tidak ada penghalang. Keberadaan pedagang dipasar tradisional sangat rentan terhadap penularan penyakit terutama penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti Covid-19.

Menurut Danramil, sebagai prioritas kegiatan vaksin, sengaja kegiatan hari ini difokuskan kepasar. Diyakini bahwa karena kesibukannya untuk jual beli di pasar membuat mereka mengabaikan program vaksin yang harus diterima oleh seseorang sebagai perangsang timbulnya imun atau daya tahan tubuh seseorang terhadap paparan virus.


“Saya berharap agar para pedagang tetap patuh terhadap protokol kesehatan meskipun habis terima suntikan vaksin. Sementara Herd immunity dapat tercapai jika ada kesadaran dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut, sehingga dapat meminimalisir risiko paparan dan mutasi dari virus Covid-19,” ujarnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *