Kawal Penimbunan Jalan, Ketua DPRD Kota Jambi Diapresiasi PWI

Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Jambi dengan turun langsung mengawal proses penimbunan jalan yang selama ini dikeluhkan warga. (Syah)

Ungkap.co.id Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Jambi dengan turun langsung mengawal proses penimbunan jalan yang selama ini dikeluhkan warga.

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah adanya koordinasi intensif dengan pihak terkait guna mempercepat penanganan persoalan di lapangan.

Bacaan Lainnya

Diketahui, komunikasi dengan pihak Balai SDA telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya, termasuk penyampaian kepada kontraktor pelaksana agar penanganan segera direalisasikan.

“Sudah beberapa hari lalu kita koordinasikan dengan Balai SDA dan sudah diinformasikan kepada kontraktornya. Hari ini mulai dilaksanakan. Senin rencananya dari PUPR Kota juga akan turun. Pada prinsipnya pihak balai berkomitmen,” ungkap Ketua DPRD Kemas Faried Alfarelly (KFA), Sabtu.

Baca Juga : Bersama Golkar, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Gelar Operasi Pasar Murah

Kehadiran Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly di lokasi menjadi perhatian warga karena dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian wakil rakyat dalam memastikan persoalan masyarakat tidak hanya menjadi laporan, tetapi ditindaklanjuti hingga pelaksanaan.

Langkah tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi yang menilai kepedulian terhadap aspirasi masyarakat harus terus dijaga oleh seluruh pemangku kebijakan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Jambi atas kepeduliannya terhadap keluhan masyarakat dan keseriusannya mengawal penyelesaian persoalan di lapangan. Kehadiran langsung seperti ini menunjukkan keberpihakan kepada kebutuhan warga,” ujar Ketua PWI Provinsi Jambi H. Ridwan Agus.

Menurutnya, sinergi antar lembaga dan komunikasi yang baik dengan instansi teknis menjadi kunci percepatan penyelesaian persoalan infrastruktur yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

Masyarakat berharap proses penanganan yang telah dimulai dapat terus berlanjut hingga tuntas, sehingga akses jalan kembali aman dan nyaman digunakan. (*/IR)

Pos terkait