Ketua DPRD Kota Bogor: Tidak Ada Mantan Guru, Guru Mesti Terus Menginspirasi

Ketua DPRD Kota Bogor
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto membuka acara pendidikan dan pelatihan (Diklat) implementasi kurikulum merdeka belajar yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bogor, Senin (30/5/22). Acara diklat yang berlangsung selama empat hari ini, digelar di ruang Serbaguna gedung DPRD Kota Bogor. Foto : S Hartono

Ungkap.co.id – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto membuka acara pendidikan dan pelatihan (Diklat) implementasi kurikulum merdeka belajar yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bogor, Senin (30/5/22). Acara diklat yang berlangsung selama empat hari ini, digelar di ruang Serbaguna gedung DPRD Kota Bogor.

Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kang Atang ini meminta guru-guru untuk terus menjadi inspirasi bagi generasi masa depan bangsa. Diklat merdeka belajar ini merupakan salah satu metodologi pembelajaran yang sesuai dengan minat dan bakat anak.

Bacaan Lainnya

“Guru adalah sosok kunci dan terpenting dalam pendidikan kita. Tidak ada mantan guru. Guru akan selamanya menjadi sosok guru bagi murid-muridnya, dimanapun mereka berada. Untuk itu, teruslah menginspirasi. Dan salah satunya, dengan terus menambah skill pengetahuan melalui pendidikan pelatihan karena pendidikan akan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujar Atang.


Atang mengungkapkan bahwa pendidikan merupakan faktor terpenting bagi kemajuan sebuah bangsa. Ia menggambarkan bagaimana sosok proklamator dan presiden pertama Indonesia yaitu Bung Karno menjadi pemimpin yang kharismatik dan disegani oleh dunia. Salah satunya karena kecerdasan dan keseriusan Bung Karno menempuh pendidikan di masa anak-anak Indonesia saat itu sulit mendapatkan bangku sekolah.

Baca Juga : 486 Gaji Guru Honorer Nunggak, Ketua DPRD Kota Bogor Panggil Disdik dan BKAD


Bahkan, saking pentingnya dunia pendidikan, Jepang langsung memastikan keberadaan dan keselamatan para guru setelah kalah di perang dunia kedua. Dengan keberadaan guru yang mensukseskan pendidikan, Jepang mampu bangkit dan menjadi macan Asia di dekade 90an.

Terakhir, dihadapan ratusan guru yang mengikuti diklat ini, Atang meminta kepada Dinas Pendidikan dan SKPD terkait untuk terus memprioritaskan pengembangan kapasitas sekaligus memastikan kesejahteraan guru. Ia memastikan bahwa DPRD Kota Bogor akan terus mendukung program pendidikan dan kesejahteraan guru.

“DPRD akan support program-program peningkatan kesejahteraan dan kapasitas guru. Dengan meningkatnya kesejahteraan serta skill dan kapasitas guru, kita yakin akan semakin membuat pendidikan kita semakin baik,” pungkasnya. (S Hartono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *