Korban diketahui diserang oleh tiga orang yang masih bertetangga dengannya. Sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, anak korban dan anak pelaku disebut sempat terlibat selisih paham hingga cekcok mulut.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, tiga pelaku kemudian datang ke rumah sambil membawa dua pisau dan satu parang.
Baca Juga : Berebut Buah Sawit, Buruh Tani Bacok Temannya hingga Kritis
Istri korban, Nia (39), mengatakan para pelaku datang sesaat setelah Magrib dan langsung menyerang suaminya.
“Bertiga datang ke rumah nyerang, bawa pisau dua, parang satu. Posisi suami aku lari terus langsung ditusuk,” ujarnya saat ditemui di rumah duka, Senin (27/4/2026).
Setibanya di lokasi, para pelaku diduga langsung menyerang korban secara brutal. Indra sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam rumah, namun ketiga pelaku terus mengejar.
“Dia bertiga nyerang suami saya habis-habisan. Suami aku lari ke dalam rumah, masih dikejar sama orang bertiga tu, tiga-tiganya nusuk suami aku,” lanjutnya.
Korban lalu dibacok dan ditusuk bertubi-tubi hingga tersungkur bersimbah darah. Akibat luka parah yang dideritanya, nyawa korban tidak tertolong.




