PKL-UM Tanjab Barat dan Kopi Tiam Bagikan 400 Takjil dan Bantuan Tunai ke UMKM Lokal

Organisasi Pedagang Kaki Lima dan Usaha Mikro (PKL-UM) Tanjab Barat berkolaborasi dengan Kopi Tiam Depan Rumah Dinas Bupati, menggelar aksi sosial berbagi ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar, Jumat sore (27/2/2026). (WF)

Ungkap.co.id Semangat kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan kembali terasa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Organisasi Pedagang Kaki Lima dan Usaha Mikro (PKL-UM) Tanjab Barat berkolaborasi dengan Kopi Tiam Depan Rumah Dinas Bupati, menggelar aksi sosial berbagi ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar, Jumat sore (27/2/2026).

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Berbagi Berkah : Ramadhan Bukan Tentang Menahan Lapar, Tapi Menahan Diri”, kegiatan ini dipusatkan di kawasan Kopi Tiam depan Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat.

Sebanyak 400 paket takjil dibagikan kepada pengendara, pejalan kaki, serta warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Puluhan anggota PKL-UM turun langsung ke lapangan. Dengan penuh antusias, mereka menyapa dan menyerahkan paket takjil kepada masyarakat. Senyum dan sapaan hangat mewarnai suasana, menghadirkan momen kebersamaan yang sederhana namun sarat makna.

Organisasi Pedagang Kaki Lima dan Usaha Mikro (PKL-UM) Tanjab Barat berkolaborasi dengan Kopi Tiam Depan Rumah Dinas Bupati saat membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar, Jumat sore (27/2/2026). (WF)

Tak hanya berbagi takjil, PKL-UM juga menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelaku usaha kecil. Sebanyak 20 pelaku UMKM lokal menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp. 250.000 sebagai bentuk dukungan agar tetap semangat menjalankan usaha di tengah berbagai tantangan.

Baca Juga : SMSI Bungo Berbagi Berkah kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Tanjung Gedang

Ketua PKL-UM Tanjab Barat sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Heryandi atau yang akrab disapa (Andi Birong), mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara organisasi dan masyarakat.

“Ramadhan adalah bulan berbagi. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat, sekecil apa pun itu, bagi sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun nilai bantuan yang diberikan tidak besar, diharapkan dapat menjadi suntikan semangat bagi para pelaku UMKM agar terus bergerak dan bertahan.

“Semoga bantuan ini bisa menambah motivasi bagi UMKM lokal kita. Walau tidak besar, mudah-mudahan berkah dan bermanfaat,” tambahnya.

Masyarakat yang menerima takjil menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak yang mengapresiasi inisiatif PKL-UM yang dinilai mampu menghadirkan energi positif dan memperkuat nilai gotong royong di tengah kehidupan sosial.

Salah seorang pelaku UMKM Lokal, Pipi penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada PKL-UM atas bantuan ini. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berusaha. Semoga PKL-UM semakin jaya dan maju,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama seluruh anggota PKL-UM dan para pelaku UMKM dalam suasana penuh keakraban dan khidmat.

Melalui aksi ini, PKL-UM berharap semangat berbagi tidak hanya hadir di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab pada hakikatnya, setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan selalu menemukan jalannya kembali dalam bentuk keberkahan. (*/WF)

Pos terkait