Cegah Balap Liar di Malam Minggu di Kota Jambi, Personel Gabungan Diterjunkan

Kapolda Jambi Krisno H. Siregar saat memimpin langsung pel peningkatan kewaspadaan dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) bersama jajaran personel, Polresta Jambi, Brimob serta seluruh personel gabungan, Sabtu malam (9/5/2026). (Syah)

Ungkap.co.id Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam akhir pekan, Kapolda Jambi Krisno H. Siregar memimpin langsung pel peningkatan kewaspadaan dan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) bersama jajaran personel, Polresta Jambi, Brimob serta seluruh personel gabungan, Sabtu malam (9/5/2026).

Apel yang berlangsung penuh kesiapsiagaan tersebut diikuti sebanyak 315 personel gabungan yang dihadiri Kapolresta Jambi beserta para pejabat utama (PJU) Polda Jambi. Seluruh peserta apel yang akan diterjunkan melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan di Kota Jambi dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam arahannya, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menegaskan bahwa kehadiran pimpinan di tengah anggota merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas negara.

“Pada malam hari ini saya sengaja hadir bersama-sama dengan kalian sebagai bentuk bahwa seorang pimpinan harus ada di depan, di tengah, dan di belakang anggotanya. Itu prinsip kepemimpinan yang harus kita pegang bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan rutin yang ditingkatkan dilakukan karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat pada malam akhir pekan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, seperti aksi balap liar, penggunaan senjata tajam, hingga tindak kriminal jalanan.

Ia juga mengingatkan tugas kepolisian tidak mengenal waktu libur. Menurutnya, ketika masyarakat menikmati waktu bersama keluarga, aparat kepolisian justru hadir untuk memastikan keamanan tetap terjaga.

Baca Juga : Terlibat Aksi Balap Liar, 53 Unit Motor Diamankan Satlantas Polresta Jambi

“Kita adalah polisi. Ketika masyarakat libur, kita tetap bertugas. Pengabdian ini berlangsung sampai masa purna tugas nanti. Karena itu saya minta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Krisno turut menyoroti penggunaan istilah terhadap kelompok anak muda yang kerap melakukan aksi balap liar. Ia meminta personel lebih bijak dalam menyampaikan narasi kepada masyarakat.

“Saya pribadi lebih memilih menggunakan istilah balap liar dibanding menyebut geng motor. Jangan sampai cara kita menyebut justru membuat mereka terlihat besar dan menyeramkan. Kita harus tepat dalam menggunakan bahasa,” katanya.

Ia juga menambahkan indikator keamanan suatu daerah dapat dilihat dari kondisi pada jam-jam rawan, terutama saat malam akhir pekan hingga dini hari.

“Indikator keamanan itu diukur dari seberapa aman situasi pada jam-jam rawan. Keamanan tidak datang dengan sendirinya, tetapi sesuatu yang diusahakan melalui kerja keras, kehadiran personel di lapangan, serta sinergi seluruh pihak,” ungkapnya.

Krisno menekankan seluruh personel harus bekerja secara tim dan terkoordinasi dengan baik. Personel Brimob diminta bergerak dalam kelompok serta memperkuat sinergi dengan jajaran Polresta Jambi dan personel Polda yang diterjunkan di lapangan.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menyatakan kesiapan jajarannya dalam menjaga keamanan Kota Jambi selama malam akhir pekan. Ia menegaskan patroli gabungan akan difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas serta lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar.

“Kami bersama seluruh personel akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi Kota Jambi tetap aman dan kondusif. Patroli akan dilakukan secara intensif dan terukur,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh Kapolda Jambi yang selama ini terus memonitor situasi keamanan di wilayah Kota Jambi.

Apel peningkatan kewaspadaan tersebut menjadi bentuk komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. (*/Syah)

Pos terkait