Kepala BNNP Jambi Ajak Masyarakat Perang Lawan Narkoba

BNN Provinsi Jambi kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kapasitas Workshop Penggiat P4GN, di Hotel Aston Jambi, Senin dan Selasa, 29 dan 30 April 2024. (Syah)

Ungkap.co.id BNN Provinsi Jambi kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kapasitas Workshop Penggiat P4GN, di Hotel Aston Jambi, Senin dan Selasa, 29 dan 30 April 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah dan swasta. Hadir sebagai pembicara yakni Kepala Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Wisnu Handoko, Bahren Nurdin dan dr Victor Eliezer.

Bacaan Lainnya

Kepala Kepala BNN Provinsi Jambi Brigjen Pol Wisnu Handoko mengatakan bahwa perang melawan narkotika bukan hanya tugas BNN namun merupakan tugas semua pihak. Baik pemerintah daerah, stakeholder dan semua pihak bahkan dari komunitas terkecil, yakni keluarga.

“BNN tidak bisa bekerja sendirian dalam memerangi narkotika. Jadi Kami butuh semua pihak untuk bekerjasama baik dalam mencegah maupun memerangi narkotika,” ujarnya.

Baca Juga : Tindak Lanjuti Laporan Masyarakat, Polresta Jambi Gerebek Rumah Diduga Basecamp Narkoba

Nah, melalui Bimtek bagi penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) ini, maka diharapkan seluruh peserta bisa menjadi perpanjangan tangan BNN di instansi ataupun lingkungan masing masing.

“Untuk instansi pemerintah maupun perusahaan swasta atau BUMN, bisa ikut menyebarkan informasi penting kepada masyarakat atau lingkungan sekitar tantang bahaya narkoba,” ujarnya.


Wisnu mencontohkan setiap instansi bisa memasang spanduk imbauan untuk memerangi narkotika. Juga melakukan tes urine bagi karyawan ataupun lingkungan sekitar.

Baca Juga : Volume Peti Kemas Terminal Batu Ampar Meningkat 10%


“Saya berharap peserta Bimtek bisa memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya narkotika dan harus diperangi karena menjadi musuh bersama. Cara paling sederhana dengan memasang spanduk berisi imbauan mengenai bahaya narkotika. Baik di dalam instansi maupun di luar instansi,” bebernya.

Wisnu menegaskan bahwa BNNP juga membutuhkan kerjasama dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah daerah mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati hingga lurah dan kepala desa. (Syah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *