Kausar: Walaupun Anak Kandung yang Mau Merusak Akan Tetap Ditindak Secara Hukum

Pilkades di Lampung Utara
Kausar nomor urut 2 menghadiri kampanye calon Kepala Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, yang bertempat di lapangan depan rumah, Senin (29/11). Foto : Lisman

Ungkap.co.id – Ribuan simpatisan pendukung Kausar nomor urut 2 menghadiri kampanye calon Kepala Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, yang bertempat di lapangan depan rumah, Senin (29/11).

Kegiatan kampanye yang dihadiri oleh panitia Pilkades, Babinkamtibmas Polsek Abung Timur, Babinsa Koramil Abung Timur, beberapa elemen masyarakat dan simpatisan pendukung calon Kepala Desa Kausar.

Bacaan Lainnya

Kegiatan kampanye berjalan lancar dan penuh dengan semangat saat diteriakan iyel-iyel serta ditambah dengan siraman rohani ceramah tentang kepemimpinan oleh ustadz Erwin.


Dalam sambutannya calon kepala desa (Kausar) nomor urut 2, yang sapa akrab Ami Kausar menyampaikan, dirinya mencalonkan diri atas panggilan jiwa untuk membangun desa tanah kelahirannya. Dengan membawa visi-misinya membangun desa dengan mengedepankan musyawarah agar kesejahteraan mereka sampai tingkat perbatasan desa.


“Ketika saya menang, maka saya akan memaksimalkan kerja praktek-praktek nyata bukan teori di atas meja,mengedepankan musyawarah agar usulan pembangunan-pembangunan merata di setiap dusun, mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) yang akan melibat masyarakat banyak bukan keluarga. Selain itu juga keamanan akan menjadi prioritas saya, jangankan orang lain walaupun anak kandung yang ingin merusak akan tetap saya tindak secara hukum,” tegasnya.

Baca Juga : Rumah dan 4 Ekor Kambing Milik Warga Bungo Ludes Terbakar

Tambah Ami Kausar, sebelumnya ia pernah menjabat kepala desa pada periode 2008-2013, artinya masyarakat pun sudah pernah merasakan hal-hal yang pernah dilakukan dalam membangun desaz di antaranya melalui program PNPM pembangunan jalan onderlagh 3 titik Rk 1,3,4. Selanjutnya sumur bor 11 titik di seluruh dusun, gedung TK.

Bahkan pada waktu saat dirinya menjabat mendapatkan perluasan dusun 6 masuk ke dalam desa Surakarta yang luasnya kurang lebih 300 hektar, hingga di masa jabatannya akan berakhir masih tetap memperjuangkan jembatan gantung yang saat ini sudah dirasakan masyarakat.

“Namum dari hal-hal yang pernah dilakukan di masa jabatannya tidak menutup kemungkinan ada kesalahan yang tanpa saya sadari. Itu akan menjadi pelajaran untuk menjadi lebih baik kedepan. Dan saya siap untuk menerima saran dan masukan yang sifatnya untuk membangun, demi desa yang lebih maju sejahtera dan bermartabat. Sekali lagi dengan niat yang tulus saya Kausar mohon doa dan dukungannya dengan coblos nomor 2 atas nama Kausar atau yang sering di panggil Ami Kausarz,” tutupnya. (Lisman/HT)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *