Rekontruksi: Pembacokan Suporter Futsal hingga Tewas di Kota Jambi Sudah Direncanakan

Suporter futsal di Kota Jambi dibunuh
Pelaksanaan rekontruksi adegan kasus pembacokan yang korbannya meninggal dunia dari salah satu suporter futsal di Jambi yang digelar di halaman Mapolsek Telanaipura, Jambi dijaga dan dikawal ketat agar tidak terjadi kericuhan. Foto : Syah

Ungkap.co.id – Pelaksanaan rekontruksi adegan kasus pembacokan yang korbannya meninggal dunia dari salah satu suporter futsal di Jambi yang digelar di halaman Mapolsek Telanaipura, Jambi dijaga dan dikawal ketat agar tidak terjadi kericuhan.

“Kami pihak Polsek melakukan antisipasi agar tidak ada kericuhan dalam rekonstruksi adegan pembacokan dari pihak keluarga korban dan Allhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar dan aman,” kata Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika, kepada media usai rekonstruksi, Jumat (9/4/2021).

Bacaan Lainnya

Rekonstruksi dengan memperagakan 20 adegan, di mana awalnya ada 18 adegan dalam peragaan didapati dua adegan tambahan lagi.

Dari seluruh adegan yang diperagakan oleh enam orang pelaku atau tersangka terlihat dan terbukti ada unsur niat atau perencanaan untuk melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan salah satu supporter tim futsal SMA Negeri 7 Kota Jambi.


Baca Juga : 2 Suporter Futsal Bentrok di Kota Jambi, Seorang Remaja Dibacok hingga Kritis

Kejadian tersebut bermula saat pertandingan futsal Piala Wakil Wali Kota Jambi, di mana bertanding antara tim SMA Muhammadiyah melawan SMA 7. Saat pertandingan sempat terjadi kericuhan antara supporter kedua pihak yang berujung aksi pembacokan itu.

Para pelaku melancarkan aksinya karena tim mereka SMA Muhammadyah kalah dipertandingan itu dan setelah mereka bubar keenam pelaku melihat rombongan suporter SMA 7 melintasi tempat kumpul para pelaku sehingga timbul niat mengejar dan akan menganiaya para lawannya.

Kapolsek mengatakan, dari 20 adegan yang diperagakan terlihat bahwa para pelaku sudah merencanakan aksi penganiayaan terhadap supoter SMA 7 dengan menyediakan senjata tajam parang dan samurai untuk mengejar lawannya hingga akhirnya korban Syahrul Ramadhon dan Danil ketinggalan dari rombongannya dan jadi korban pembacokan.

Baca Juga : Artor Utama Pembacokan Suporter di Kota Jambi Ditangkap, Ternyata masih Pelajar


Akibat pembacokan yang dilakukan pelaku AZ, korban Syahrul Ramadhon meninggal dunia setelah dirawat tiga hari di rumah sakit sedangkan korban lainnya Danil hanya mengalami luka dibagian punggung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *