Artor Utama Pembacokan Suporter di Kota Jambi Ditangkap, Ternyata masih Pelajar

  • Whatsapp
Bentrokan pelajar di Kota Jambi
Konferensi pers Polresta Jambi. Foto : Syah

Ungkap.co.id – Aktor utama pembacokan Sharul Romadhon berinisial AS berhasil ditangkap pihak kepolisian yang kabur di Sumatera Selatan.

AS kabur setelah membacok kepala Sharul Romadhon salah satu Suporter SMAN 7 Kota Jambi di Jalan KH. A Malik, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi.

Bacaan Lainnya

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke rumah sakit dan sempat dirawat beberapa hari, namun nyawanya tidak tertolong dan korban meninggal dunia.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian mengatakan, motif pelaku pembacokan ini dikarenakan dendam. Hal ini tim sekolahnya mengalami kekalahan saat pertandingan futsal di Gor Kotabaru.

Baca Juga : BNNP Jambi Tangkap 4 Orang Pelaku Narkoba dan 2 KG Sabu di Tanjab Barat

“Pelaku ini merupakan pelajar di Kota Jambi, pelaku membacok secara acak suporter yang menyebabkan timnya kalah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (6/4/2021).

Ia menjelaskan kronologi kejadian pembacokan tersebut, pelaku AS berkumpul mengajak teman-temannya untuk melakukan pembacokan dengan mengambil sebilah parang di daerah Arizona.

Baca Juga : 2 Suporter Futsal Bentrok di Kota Jambi, Seorang Remaja Dibacok hingga Kritis

Kemudian, mereka menunggu suporter lawan lewat dan mengikutinya. Saat di di jalayn KH. A Malik, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, pelaku membacok punggung DL.

Seketika, Sharul Romadhon yang membawa motor membonceng DL berhenti, DL berhasil kabur, Sharul Romadhon tak sempat berlari menjadi bulan-bulanan para pelaku.

AS melayangkan parangnya kearah kepala Sharul Romadhon yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca Juga : Polda Jambi Amankan 25 Ton Minyak Ilegal Beserta Sopir

Selain menangkap aktor utama pembacokan Sharul Romadhon, Kapolresta Jambi menyebutkan, pihaknya juga mengamankan empat pelaku lainnya yang turut serta membantu AS dalam melakukan aksinya yakni MZ, RK, FR dan MA. Sedangkan MY masih menjadi buronan polisi.

Pos terkait

   
   
      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *