Ungkap.co.id – Satuan Intelkam Polres Bungo melakukan pengecekan sekaligus pembaruan data stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di seputaran Kota Bungo, Selasa (23/12/2025) pukul 13.00 WIB.
Plt Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM mengatakan, egiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kelangkaan BBM serta untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satintelkam Polres Bungo melakukan pengecekan langsung stok BBM di SPBU, menyusun laporan hasil pemantauan, berkoordinasi dengan media untuk menyampaikan informasi bahwa stok BBM di Kabupaten Bungo masih mencukupi.
Kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan, melaksanakan pengamanan di masing-masing SPBU, serta melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi stok BBM di beberapa SPBU yang berada di wilayah Kota Bungo, khususnya di lokasi yang banyak terdapat antrean kendaraan.
Baca Juga : Selewengkan BBM Bersubsidi dari Pertamina, Tiga Orang Ditangkap Polda Jambi
Di SPBU Pal 3 tercatat stok Pertalite sebanyak 19.000 liter dengan estimasi habis hingga pukul 21.00 WIB, Pertamax 500 liter, Solar kosong karena dalam pembinaan, serta Dexlite 5.000 liter.
Sementara itu, di SPBU Pal 9 stok Pertalite tercatat habis, Pertamax tersedia 2.000 liter, Solar 8.500 liter, dan Dexlite 4.200 liter.
SPBU Candika, stok Pertalite tersedia 16.000 liter, Pertamax kosong karena masih dalam proses pengiriman, Solar 8.000 liter, dan Dexlite 6.500 liter.
Di SPBU SKB, stok Pertalite mencapai 19.896 liter setelah truk tangki BBM baru masuk, Pertamax 413 liter, Solar 1.855 liter, dan Dexlite 8.936 liter.
Sedangkan di SPBU Air Gemuruh, tersedia Pertalite 10.200 liter, Pertamax 3.200 liter, Solar 9.310 liter, dan Dexlite 5.121 liter.
Secara keseluruhan, total stok BBM yang tersedia di seputaran Kota Bungo hingga siang hari tersebut tercatat Pertalite sebanyak 65.069 liter, Pertamax 6.113 liter, Solar 27.665 liter, dan Dexlite 29.217 liter.
Berdasarkan pemantauan, pendistribusian BBM ke sejumlah SPBU mengalami pola yang tidak biasa, di mana banyak truk tangki baru masuk sekitar pukul 09.00 WIB, yang umumnya dilakukan pada malam hari.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa keterlambatan kedatangan truk tangki pengangkut BBM tersebut sempat memicu kepanikan masyarakat, sehingga terjadi peningkatan pembelian BBM di beberapa SPBU.
“Polres Bungo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan, karena secara umum stok BBM di wilayah Kota Bungo masih dalam kondisi cukup dan distribusi terus berjalan,” demikian kata Bambang dalam rilis resminya kepada wartawan. (***)




