Ungkap.co.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPD PPWI) Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi dan kinerjanya dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mengayomi masyarakat.
Selain memberikan apresiasi, DPD PPWI Provinsi Jambi juga menyoroti tantangan yang semakin besar di era digital. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dinilai turut dibarengi dengan maraknya penyebaran konten provokatif, isu SARA, hoaks, dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Ketua DPD PPWI Provinsi Jambi, Abdul Muthalib, S.H., menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat ketahanan sosial dan menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi.
“Saya mengutuk keras maraknya konten provokatif, isu SARA, dan ujaran kebencian yang berseliweran di ruang digital. Di tengah dinamika sosial saat ini, mari kita jadikan Provinsi Jambi sebagai benteng pertahanan toleransi. Jangan biarkan ego memecah belah persaudaraan yang telah lama kita bangun bersama,” tegasnya dalam keterangan resmi, Jumat kemarin (26/6/2026).
Baca Juga : Soal Arogansi Oknum Kepsek, PWRI dan Wartawan di Bungo Akan Siapkan Aksi Demo
Menurut Abdul Muthalib, media massa dan jurnalisme warga memiliki peran strategis dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan edukatif. Karena itu, PPWI Jambi berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polri dalam memerangi penyebaran informasi yang mengandung unsur provokasi maupun adu domba.
“Kita berdiri tegak bersama Polri untuk membersihkan dunia maya dari racun adu domba. Kami mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk lebih cerdas bersosial media, menyaring sebelum sharing, dan tidak mudah terpancing oleh narasi pecah belah,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, DPD PPWI Jambi berharap Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, dan dicintai masyarakat melalui implementasi prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
“Di usia yang ke-80 ini, saya mengucapkan selamat gari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. Semoga Polri semakin Presisi, humanis, dan senantiasa menjadi garda terdepan dalam mengayomi masyarakat. Teruslah menjadi pelindung kebhinekaan dan pilar penegak hukum yang berkeadilan. Jayalah selalu Kepolisian Negara Republik Indonesia,” pungkas Abdul Muthalib.
Pernyataan sikap tersebut ditutup dengan penegasan komitmen PPWI Jambi untuk terus berkontribusi dalam menjaga persatuan, mendukung keamanan daerah, serta mengajak generasi muda menjadi bagian dari pembangunan Provinsi Jambi yang lebih maju. (*/IR)




