BPJN Jambi Genjot Peningkatan Jalan Strategis Menuju Kuala Tungkal

Peningkatan ruas jalan Simpang 3 Pematang Lumut-Batas Kota Kuala Tungkal yang dikerjakan melalui skema Multi Years Contract (MYC) hingga tahun 2027. (Syah)

Ungkap.co.id Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Provinsi Jambi terus diwujudkan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi.

Salah satu proyek strategis yang saat ini berjalan adalah peningkatan ruas jalan Simpang 3 Pematang Lumut-Batas Kota Kuala Tungkal yang dikerjakan melalui skema Multi Years Contract (MYC) hingga tahun 2027.

Bacaan Lainnya

Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Secara keseluruhan, pekerjaan dilakukan pada sejumlah titik dengan total penanganan sepanjang sekitar 16 kilometer. Salah satu fokus utama adalah pelebaran badan jalan yang sebelumnya memiliki lebar bervariasi sekitar 4,5 hingga 5 meter, ditingkatkan menjadi 7 meter agar lebih aman dan nyaman dilalui kendaraan.

Kepala BPJN Jambi, Robert Eduard Sihotang melalu Kasatker PJN I Arief Tria, menjelaskan bahwa proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas jalan, tetapi juga memperhatikan kualitas konstruksi agar mampu bertahan dalam jangka panjang.

Baca Juga : Tol Bayung Lencir-Tempino Selesai Dikerjakan, BPJN Jambi akan Uji Lingkungan

“Setiap pekerjaan memiliki tantangan tersendiri. Pada beberapa lokasi, kondisi tanah berupa rawa dan tanah gembur sehingga memerlukan metode penanganan khusus agar struktur jalan tetap kuat, stabil, dan memiliki umur layanan yang optimal,” ujarnya, Kamis.

Menurutnya, penerapan metode teknis yang tepat menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pekerjaan sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu di sisi lain PPK 1.3 Ichsan menyampaikan, dinamika kenaikan harga sejumlah material konstruksi juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan proyek. Namun demikian, pihak pelaksana terus berupaya mengoptimalkan pekerjaan dengan kemampuan yang ada agar target pembangunan tetap tercapai.

Karena proyek ini menggunakan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract), mekanisme eskalasi harga telah disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga diharapkan dapat menjaga keberlangsungan pelaksanaan pekerjaan hingga selesai.

“Hingga saat ini, progres pembangunan masih berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. BPJN Jambi optimistis seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, serta akuntabilitas pembangunan,” ungkapnya.

Keberadaan ruas jalan yang lebih lebar dan representatif nantinya diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mempercepat waktu tempuh menuju Kuala Tungkal, sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan ekonomi kawasan pesisir Jambi.

Melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, BPJN Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan jalan nasional yang andal sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Provinsi Jambi. (Viryzha)

Pos terkait