Turunkan Alat Berat Atasi Longsor di Sungai Penuh, BPJN Jambi Imbau Pengendara Waspada

BPJN Jambi terjunkan alat berat untuk membersihkan material longsor di jalur lintas antar provinsi yang menghubungkan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. (IR)

Ungkap.co.id Bencana longsor terjadi pada 27 November 2025 di jalur lintas antar provinsi yang menghubungkan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Longsor yang terjadi akibat dari intensitas hujan tinggi itu menutup jalan sepanjang kurang lebih 10 meter sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti longsor yang terjadi, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi gerak cepat menerjunkan alat berat yang sempat mengakibatkan lalu lintas terhambat beberapa jam dan segera bisa dilalui dengan aman oleh pengendara.

Kepala BPJN Jambi Dr Dedy Hariadi, menyampaikan bahwa longsor yang terjadi pada pada 27 November telah dilakukan penanganan dengan menggunakan alat berat. Kata dia, meskipun sempat terjadi kemacetan panjang namun pada tanggal 28 November longsor kembali terjadi di titik yang berbeda pada ruas jalan tsb STA 15.

Baca Juga : Air Sungai Batanghari Naik 15 CM, Pemkot Jambi Siaga Banjir

“Longsor ini lebih kecil dibandingkan sebelumnya sepanjang 20 meter dan masih bisa dilalui oleh kendaraan. Untuk penanganan ini, kami berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Sungai Penuh, Polres dan Kodim setempat,” ujarnya, Jum’at (28/11/2025) saat dikonfirmasi media ini.

Dirinya menambahkan bahwa pihaknya sampai saat ini sudah siagakan 2 backhoe loader dan 1 dumptruck di ruas jalan tersebut. Di mana Alat berat tersebut dari BPJN Jambi dan Dinas PU Kota Sungai Penuh.

“Mengingat intesitas hujan cukup tinggi di wilayah ini, diharapkan kehati-hatian bagi pengendara dan jika memungkinkan berkendara di siang hari,” imbaunya. (Syah)

Pos terkait