Nelayan yang Jatuh ke Laut di Perairan Tanjab Timur Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap nelayan yang tenggelam di perairan Tanjab Timur. (Syah)

Ungkap.co.id Tim SAR terdiri dari Basarnas, Ditpolairud Polda Jambi, TNI AL, Dishub dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap nelayan yang jatuh ke laut. Nelayan itu warga Desa Lambur Luar, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjabtim yang jatuh ke laut pada Kamis (16/5/24).

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo menyebutkan pencarian seorang nelayan jatuh ke laut di TKP Ambang Luar Kampung Laut, yaitu Amik (38).

Bacaan Lainnya

Untuk kronologis kejadian, korban melakukan penangkapan ikan bersama satu orang ABK Usman di seputaran Luar Ambang Luar Kampung Laut Kabupaten Tanjab Timur pada posisi kordinat 00°45.993’S – 104°01.386’E.


Lanjutnya, sekira pukul 06.00 WIB, pompong korban mau lego jangkar lalu ABK membuang jangkar. Setelah membuang jangkar, ABK melihat kebelakang korban Amik kena sebatan kayu kemudi pompong dan jatuh ke laut. Sampai saat ini korban belum ditemukan.


Baca Juga : Kepala BP Batam Serahkan 1.004 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan

“Saat ini kita bersama Tim SAR lainnya masih melakukan pencarian terhadap korban,” ungkapnya.

Agus menambahkan, hari ini (Minggu, 19/5/24) telah masuk hari ketiga pencarian, namun belum ditemukan tanda-tanda korban di perairan Ambang Luar Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim.

“Untuk sampai saat ini korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan juga memberikan imbauan kepada para nelayan apabila menemukan korban agar dapat melaporkan ke tim Marnit Kampung Laut,” ujarnya. (Syah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *