Kejurnas Sprint Rally dan Speed Offroad Tahun 2019 Diselenggarakan di Bungo

Ungkap.co.id – Bupati Bungo H Mashuri didampingi Sekda Bungo, Asisten II, dan Jimmy Syamsuddin membuka rapat persiapan ajang kejurnas Sprint Rally dan Speed Offroad tahun 2019 di ruang utama kantor Bupati Bungo, Senin (23/9/2019).

Rapat yang membahas tentang persiapan penyelenggaraan Kejurnas Rally di sirkuit Suwarnadwipa yang rencana akan diselenggarakan pada tanggal 18,19,26,27 Oktober 2019 tersebut dihadiri juga para Kepala OPD di lingkup Pemkab Bungo, para panitia, para Kabag, Camat, dan unsur Forkopimda kabupaten Bungo.


Bupati Bungo H Mashuri mengatakan bahwa rapat ini membahas tentang tindak lanjut rapat yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bungo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia Kejurnas Sprint Rally dan Speed Offroad seri ke-4 dan kepada Jimmy Syamsuddin selaku pemilik Sirkuit Suwarnadwipa,” ujarnya saat diwawancarai Ungkap.co.id selesai melaksanakan rapat tersebut.

Ketika ditanya datangnya ide membuat sirkuit dan mengadakan ajang Rally ini.
“Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Bungo sudah lama memikirkan bagaimana menarik orang luar agar berkunjung ke Bungo. Dengan tujuan agar Kabupaten Bungo ini bisa dikenal oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Tapi ide itu datangnya dari Jimmy Syamsuddin. Mungkin lewat ajang Kejurnas Rally inilah Kabupaten Bungo dikenal masyarakat seluruh Indonesia,” jawabnya.


Lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bungo merasa bangga, karena telah dilibatkan dalam panitia Kejurnas Rally ini. Ini merupakan tugas dan kewajiban Pemerintah Kabupaten Bungo untuk menyukseskan event besar tersebut.

Rapat ini juga kata Bupati, membahas secara detail tentang tugas dari masing-masing OPD dalam menyukseskan event ini.

“Karena ini event nasional, terkait izin dan teknis di lapangan para OPD terkait harus jemput bola serta saling berkoordinasi,” pintanya.

“Kita harus menjadi tuan rumah yang ramah dan bertanggung jawab kepada para pembalap-pembalap nasional. Semoga Kabupaten Bungo lebih maju dan dikenal luas oleh masyarakat Indonesia,” harapnya.

Di tempat yang sama Jimmy Syamsuddin sekaligus pemilik Sirkuit Suwarnadwipa mengatakan bahwa persiapan sirkuit hingga saat ini sudah mencapai 95%.

“Sekarang tinggal tahap perapian sirkuit saja. Untuk track dan road race motor panjang lintasannya 750 M, dengan lebar 8 M dan terdiri dari dua jalur,” ungkapnya saat diwawancarai awak media, Senin (23/9/2019).

Jimmy menyebutkan untuk ide pembuatan sirkuit dan event Kejurnas Sprint Rally dan Speed Offroad ini berawal dari KBPC Grup sedang membangun perumahan di atas lahan seluas 1000 hektar.

“Jadi, dengan berkarya membangun perumahan di lahan 1000 hektar itu, kita butuh orang luar datang ke Muara Bungo. Idenya berawal dari sana. Semoga Muara Bungo ini menjadi sentral otomotif di Pulau Sumatera nantinya,” sebutnya.

Setelah kejurnas, ujar pria yang akrab disapa Jimmy ini, pihaknya juga membuka sekolah balap di bumi langkah serentak limbai seayun. Agar Kabupaten Bungo ini bisa melahirkan bibit-bibit pembalap selevel pembalap nasional.

“Iya, kita juga akan membuka sekolah balap di Bungo ini,” imbuhnya. (Dik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *