Ungkap.co.id – Polresta Jambi mencatat sejumlah capaian positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data evaluasi akhir tahun, angka kriminalitas secara umum mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sementara keberhasilan pengungkapan kasus justru menunjukkan tren peningkatan.
Saat rilis akhir tahun Rabu Sore (31/12/2025) Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, mengatakan bahwa penurunan angka laporan polisi merupakan hasil dari langkah preventif, patroli intensif, serta sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
“Untuk tahun 2025, laporan polisi mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan yang kami lakukan mulai membuahkan hasil,” ujar Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar.
Data menunjukkan jumlah tindak pidana (JTP) pada tahun 2025 tercatat sebanyak 1.376 kasus, turun dari 1.549 kasus pada tahun 2024. Sementara jumlah perkara yang berhasil diselesaikan (PTP) juga mengalami penurunan, seiring berkurangnya laporan yang masuk.
Meski demikian, Polresta Jambi berhasil meningkatkan kinerja pengungkapan khususnya pada kasus narkotika.
Sepanjang 2025, Unit Reserse Narkoba mencatat 148 kasus narkoba, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 102 kasus. Jumlah tersangka juga meningkat menjadi 222 orang, dengan barang bukti narkotika mencapai ratusan kilogram ganja serta ribuan gram sabu dan pil ekstasi.
“Peningkatan pengungkapan kasus narkoba menjadi fokus utama kami, karena narkotika adalah kejahatan yang merusak generasi bangsa. Kami akan terus konsisten memberantas peredaran gelap narkoba di Kota Jambi,” tegasnya.
Baca Juga : Polresta Jambi Musnahkan 194,7 Kg Ganja, 10.012 Ekstasi dan 7,8 Kg Sabu
Sementara itu, untuk kasus kejahatan jalanan (3C), yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), secara umum mengalami penurunan jumlah kejadian pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Di bidang lalu lintas, jumlah pelanggaran juga tercatat menurun. Pada tahun 2025, total pelanggaran lalu lintas mencapai 5.737 pelanggar, lebih rendah dibandingkan tahun 2024. Hal ini dinilai sebagai hasil dari penegakan hukum yang dibarengi edukasi kepada masyarakat.
Namun meskipun jumlah pelanggaran menurun namun angka lakalantas naik dari tahun sebelumnya. Dengan korban MD 42 orang, LB 1 orang, LK 679.
Boy juga menyoroti meningkatnya jumlah kegiatan masyarakat yang memerlukan pengamanan, serta kenaikan jumlah unjuk rasa sepanjang 2025. Meski demikian, seluruh kegiatan dapat berjalan aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas, termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan penyampaian aspirasi secara damai. Polri hadir untuk melayani dan melindungi masyarakat,” kata Boy.
Menutup keterangannya, Kapolresta Jambi mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan serta mendukung upaya kepolisian demi mewujudkan Kota Jambi yang aman, tertib, dan kondusif. (Syah)




