Ada di 40 Kecamatan, Organisasi KWB Mulai Lakukan Persiapan Jelang Mubes

Kerukunan Warga Bogor
Dalam rangka Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Warga Bogor (KWB) pada tanggal, 7-8 Maret 2022 mendatang, persiapan sudah dimulai dari sekarang, Kamis (24/2/2022). Foto : Saidi Hartono

Ungkap.co.id – Dalam rangka Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Warga Bogor (KWB) pada tanggal, 7-8 Maret 2022 mendatang, persiapan sudah dimulai dari sekarang, Kamis (24/2/2022).

Menurut Wawan Gumelar, selaku Wakil Ketua Umum Kerukunan Warga Bogor (KWB), organisasi ini berdiri pada tanggal 22 Juni 1998, yang merupakan organisasi meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Bacaan Lainnya

Menurut Wawan, visi dan misi KWB adalah mendorong sektor riil untuk pendidikan, kesehatan, agama, sosial yang telah tertuang di SDM nya sendiri.

Selain itu, kata Wawan, KWB merupakan organisasi membangun dari peningkatan sektor-sektor yang telah tertuangkan oleh visi dan misi itu.

“Kehadiran KWB telah mendongkrak kinerja Pemkab/Kota Bogor yang terwakilkan dari organisasi ini. Jadi seyogyanya KWB telah membangun sistem birokrasi yang sangat matang. Dan masyarakat kabupaten maupun kota telah terwakilkan dari unsur pendidikan, kesahatan, sosial dan agama,” jelasnya.

Baca Juga : 110 Orang Positif Covid-19 di Bungo, Bupati Minta Genjot Vaksinasi


Sementara itu, Putra Gara selaku Humas KWB membenarkan bahwa para pengurus KWB telah mencapai di 40 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor maupun Kota.


Ia menuturkan, KWB bagian dari masyarakat ke masyarakat, yang telah mendapatkan kesenjangan dari unsur pendidikan, kesehatan, sosial dan agama.

Ia melanjutkan, masyarakat bawah kabupaten maupun kota dari para pedagang kecil juga telah terbantukan serta merasa terwakilkan oleh KWB.

Baca Juga : Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 765 Gram Ganja Dalam Kaleng Makanan

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berjalan dengan baik dan mengalami kemajuan. KWB adalah masyarakat bawah dan menengah yang telah mencerdaskan anak bangsa khususnya warga Bogor yang berada di tingkat kabupaten maupun kota.

“Mari kita bersama-sama membangun dan mengajak untuk kita semua, yakni untuk kabupaten/kota Bogor. Terciptanya organisasi KWB merupakan kesejahteraan bagi masyarakat kecil yang berada di kabupaten/kota Bogor,” ulasnya. (Saidi Hartono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *