Tinjau Vaksinasi di STKIP Muhammadiyah, Kapolda: Capaian Vaksinasi di Bungo Rendah

Vaksinasi massal Covid-19 di Muara Bungo
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Polres Bungo di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Muara Bungo, Jum’at (10/9/21). Foto : Syah

Ungkap.co.id – Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal Polres Bungo di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Muara Bungo, Jum’at (10/9/21).

Sesampainya di sana, Kapolda Jambi disambut Ketua STKIP Syafrial Anas dan meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang berada di halaman Kampus STKIP Muhammadiyah Muara Bungo Jalan Rang Kayo Hitam, Cadika, Rimbo Tengah.

Bacaan Lainnya

Di hadapan awak media, Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan bahwa kunjungannya di Kabupaten Bungo adalah dalam rangka melihat permasalahan vaksinasi dan membantu bilamana ada kesulitan yang dihadapi Kapolres dan Polda Jambi siap membantu.

”Untuk Bungo capaian vaksinasinya baru 24 persen dari target vaksinasi, menurut saya itu kurang dan masih perlu ditingkatkan lagi. dibandingkan dengan rata-rata kota lain yang sudah 35 persen, seperti Batanghari dan Sungai Penuhi, Kota Jambi bahkan sudah sudah 70 persen, maka di Bungo harus kita tingkatkan,” ujarnya.

Baca Juga : Kapolda Berikan Arahan Soal Penanganan Covid-19 untuk Jambi Wilayah Barat


Jenderal bintang dua ini kemudian meminta bantuan kepada pihak Muhammadiyah, semua organisasi kemasyarakatan lainnya agar mengajak warga Muhammadiyah, masyarakat lainnya untuk menerima vaksinasi.

“Hari ini kita bekerjasama dengan STKIP Muhammadiyah, dengan ini kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya, karena telah meminjamkan tempat dan saya lihat tempat ini sangat nyaman, serta dekat dengan pemukiman sehingga masyarakat mudah menjangkaunya,” ucapnya.


Ia kemudian menjelaskan manfaat dari vaksinasi Covid-19, “Kalau sudah divaksinasi, insyaallah akan lebih kuat, dan itu sudah terbukti dari 243 orang yang meninggal dunia pada bulan Agustus kemarin itu 90 persen lebih belum menerima vaksin pertama dan kedua, Jadi, insyaallah apabila sudah divaksin antibodinya sudah terbentuk, imunnya meningkat dan lebih tahan dari Covid-19,” tutupnya. (Syah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *