Seorang Pria di Bungo Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

Petugas kepolisian dibantu aparat terkait saat memasukkan mayat ZY (22) ke dalam mobil ambulance. (Dok Polres Bungo)

Note: Ini hanya informasi saja dan tidak untuk menginspirasi siapapun dalam hal mengakhiri hidupnya. Bagi anda yang merasakan gejala depresi atau pemikiran untuk bunuh melakukan diri, segeralah konsultasikan persoalan tersebut ke psikiater, psikolog, dan klinik kesehatan mental atupun ke pihak-pihak yang bisa membantu anda.

Ungkap.co.id – Seorang pria yang kesehariannya sebagai kenek bangunan berinisial ZY (22) asal Kabupaten. Solok, Sumatera Barat, ditemukan tewas diduga bunuh diri (Bundir) dengan kondisi tergantung di kamar mandi tempat korban tinggal, di Toko Batako, seberang Masjid Al Ihklas, Kelurahan Cadika, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Selasa (20/10/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan saksi berinisial SS (49) istri pemilik bangunan, kejadian bermula pada hari Selasa 20 Oktober 2026 sekira pukul 07.00 WIB, DJ (31) pacar korban datang ke rumah SS untuk menanyakan keberadaan korban. Hal tersebut dikarenakan korban tidak memberikan kabar sejak malam sebelumnya.

Diketahui bahwa korban bekerja sebagai kenek tukang bangunan yang ikut bekerja bersama suami SS. Korban selama ini tinggal di bangunan Toko Batako milik suami SS.

Selanjutnya, SS menghubungi suaminya untuk memastikan keberadaan korban. Setelah mengetahui bahwa korban berada di bangunan tempat tinggalnya, SS bersama DJ mendatangi lokasi tersebut.

Setibanya di lokasi, saksi melihat pintu kamar korban dalam keadaan terbuka. Saksi kemudian memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban.

Baca Juga : Seorang Warga Bungo Tewas Dibunuh Pakai Cangkul, Pelaku Berhasil Ditangkap

Selanjutnya, saksi mencari korban di sekitar bangunan dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di kamar mandi tempat korban tinggal. Setelah mengetahui korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, saksi menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekira pukul 07.45 WIB, Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan memerintahkan personel piket untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Personel piket fungsi Polres Bungo dan tim Inafis Satreskrim Polres Bungo turut menuju lokasi guna melakukan pemeriksaan dan penanganan TKP.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial IN (50) selaku pemilik bangunan, korban baru sekitar dua minggu bekerja dan tinggal di bangunan tersebut. Saksi juga mengetahui bahwa DJ merupakan pacar korban.

Sekira pukul 08.30 WIB, tim Inafis Satreskrim Polres Bungo tiba di TKP dan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya, jenazah korban diturunkan dengan disaksikan oleh perangkat setempat dan personel Polsek Muara Bungo.

Jenazah korban kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD H. Hanafie Muara Bungo untuk dilakukan pemeriksaan medis oleh dokter. Berdasarkan informasi awal hasil pemeriksaan, ditemukan lidah terjulur, air liur keluar, serta cairan pada alat kelamin korban.

Baca Juga : Seorang Wanita Bunuh Diri di Kebun Karet, Mayatnya Membusuk

Terdapat pula dugaan cedera atau patah tulang leher yang memerlukan konfirmasi medis lebih lanjut serta terdapat luka bekas sayatan silet pada bagian lengan dan betis korban yang diduga dilakukan sendiri oleh korban.

Plt Kasi Humas Polres Bungo Iptu Bambang JM, Rabu (21/10/2026) menyampaikan jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga korban untuk dimakamkan di kampung halamannya.

“Jenazah korban sudah di bawa oleh pihak keluarga korban ke kampung halamannya, pada Rabu dini hari (21/10/2026) sekira pukul 02.00 WIB. Lihak keluarga korban menolak untuk di visum lanjutan dengan membuat surat pernyataan menolak untuk di otopsi,” ungkap Bambang JM. (***)

Pos terkait