Polres Tanjabbar Gelar Sosialisasi Pilkada Damai dan Sehat

  • Whatsapp
Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro sedang memberikan kata sambutan dalam acara sosialisasi Pilkada damai dan sehat. Foto : Dok

Ungkap.co.id – Kepolisian Resort (Polres) Tanjab Barat menggelar sosialisasi Pilkada damai dan sehat dengan mengangkat tema “Mari Bergotong Royong Bergerak Bersama Mendukung Terselenggaranya Pilkada yang Sujuk, Aman, Damai dan Sehat,” Kamis (12/11).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro yang didampingi oleh Kasat Intelkam Kapolsek Betara Polres Tanjab Barat, Anggota Bawaslu Kasubsektor Pematang Lumut Polsek Betara, Camat Kuala Betara, Camat Betara, Ketua PPK Betara, Ketua Panwascam Betara, Ketua PPK Kuala Betara, Ketua Panwascam Kuala Betara, kepala Puskesmas Kec. Betara, personil Koramil Betara Kodim 0419/Tanjab, para Lurah Kec. Betara, para Kades Kec. Betara, serta tokoh masyarakat, tokoh agama Kec. Betara dan Kuala Betara.

Dalam sambutannya Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kepatuhan para peserta sosialisasi terhadap protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ini.

   
   
      

Lanjutnya, hanya tinggal beberapa hari lagi akan mengadakan Pilkada serentak, yakni 9 Desember mendatang, termasuk Pilkada Kabupaten Tanjab Barat. Dia berharap kepada masyarakat Kecamatan Betara sepakat Pemilukada terselenggara damai dan bergotong royong bersama membantu aparat dalam mengamankan Pilkada.

   
   
      

“Dalam pesta demokrasi laksanakan dengan suka cita, boleh berbeda pilihan dan pendapat namun jangan sampai berselisih atau bermusuhan. Tetap jaga kerukunan dan kedamaian, yang mablna masyarakat Betara harus bijak menggunakan media sosial serta menyaring informasi yang ada di media sosial sebelum sharing,” katanya.

Baca Juga : Kapolda Jambi Hadiri Rapat Evaluasi Penanggulangan Karhutla di Banjarmasin

Sambungnya, pada 21 November 2020 rencananya di Kecamatan Betara akan dilaksanakan simulasi pencoblosan TPS dengan mematuhi protkol kesehatan. Semoga simulasi ini menjadi contoh dan tauladan bagi TPS lain nanti saat pemungutan suara, berharap masyarakat dapat memantau dan mengawasi kegiatan Paslon dalam berkampanye. Apabila melanggar ketentuan, masyarakat dapat melaporkan kegiatan tersebut ke Panswacam dan PPK Kecamatan Betara.

“Mari kita sama-sama bergerak samakan sense of crisis kt bahwa pesta demokrasi yang terselenggara di masa pandemi ini agar berjalan sejuk, aman, damai dan sehat,” tutupnya. (Isy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *