Pelindo Jambi Ikuti Salat Istisqo Bersama Masyarakat Muaro Jambi

Pelindo Jambi turut mengikuti Salat Istisqo yang digelar di Lapangan MAN 3 Muaro Jambi, Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Jumat (4/9). (Ist)

Ungkap.co.id Kondisi kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mendorong berbagai elemen masyarakat dan stakeholder di Muaro Jambi untuk bersama-sama melakukan ikhtiar.

Pelindo Jambi menjadi salah satu stakeholder yang turut mengikuti Salat Istisqo yang digelar di Lapangan MAN 3 Muaro Jambi, Desa Talang Duku, Kecamatan Taman Rajo, Jumat (4/9).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Desa Talang Duku tersebut diikuti berbagai unsur, mulai dari masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat, TNI-Polri, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, hingga manager dan pegawai Pelindo Jambi.

Salat Istisqo dipimpin oleh Imam Zulyadaini, sementara tausiyah disampaikan oleh Ustaz Roubiawal.

Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat dan berbagai stakeholder untuk memanjatkan doa agar hujan segera turun, kondisi udara membaik, serta dampak kemarau dan karhutla dapat segera teratasi.

Baca Juga : Sedang Tidur, 9 Rumah Warga Bungo Ludes Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik

Kepala Desa Talang Duku, Muslim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar bersama melihat kondisi cuaca yang belakangan cukup panas dan kabut asap mulai dirasakan masyarakat.

“Kita sama-sama berikhtiar, mudah-mudahan hujan segera turun dan kondisi di sini cepat membaik,” ujarnya.

Kepala MAN 3 Muaro Jambi, Kardono Z., mengatakan pihaknya mendukung kegiatan tersebut karena dilaksanakan di lingkungan sekolah dan melibatkan masyarakat sekitar.

“Kami tentu mendukung. Apalagi kondisi sekarang memang lagi panas dan berasap, mudah-mudahan dengan ikhtiar bersama ini hujan segera turun,” katanya.

Hal senada disampaikan Imam Zulyadaini, yang berharap doa bersama tersebut menjadi ikhtiar agar hujan segera turun dan kondisi udara berangsur membaik.

“Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan hujan turun dan kabut asap ini berangsur hilang. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat, terutama petani,” tuturnya. (*/IR)

Pos terkait