Sarolangun

Tuesday, 24 March 2020 - 15:24 WIB

2 weeks yang lalu

logo

Nasri pelaku dugaan pencabulan terhadap anak tirinya yang berbaju tahanan. Foto : Humas Polres Sarolangun/An

Nasri pelaku dugaan pencabulan terhadap anak tirinya yang berbaju tahanan. Foto : Humas Polres Sarolangun/An

Pelaku Cabul Anak di Bawah Umur di Mandiangin Dibekuk Polisi

Ungkap.co.id – Jajaran Polres Sarolangun berhasil menangkap pelaku dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga : Ayah Perkosa Anaknya Berulang Kali, Terungkap Setelah Menikah

Pelaku yang bernama Nasri alias Yit diduga memperkosa Bunga (nama samaran-red) yang berumur 17 tahun. Bunga ini merupakan anak tiri dari pelaku.

Baca Juga : Anak Bunuh Ibu Kandungnya saat Mau Salat Tahajud dengan Parang

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat dengan Nomor: LP B-53/11/2020/SPKT/ Res Sarolangun, tanggal 23 Maret 2020.

Baca Juga : Baru Nikah dan Sebut Pemalas, Suami Bacok Leher Istrinya Nyaris Putus

Senin 23 Maret 2020 sekira pukul 20.00 WIB, Tim PPA beserta Tim Opsnal Polres Sarolangun dan unit Reskrim Polsek Mandiangin melakukan penyidikan terhadap pelaku.

Baca Juga : Usai VC dengan Suaminya, Ibu Muda Gantung Diri di Depan Anaknya

Saat itu pelaku sedang berada di tempat tinggalnya di Dusun Suko Karangan, Desa Mandiangin Pasar, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun.

Pada saat berada di kediaman pelaku tersebut, Tim berhasil mengamankan pelaku. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Sarolangun.

Baca Juga : Istri Sayat Leher, Tusuk Perut, dan Potong Kemaluan Suami hingga Tewas

Hal tersebut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Saat diamankan petugas, pelaku tanpa perlawanan dan menyerah.

Adapun pasal yang akan dijerat pada pelaku adalah Pasal 81 ayat (1).(3) UU RI No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga : Diseret dan Diikat, Lalu Suami Tusuk Kemaluan Istri Pakai Kayu

“Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 5000.000.000,- (lima
miliar rupiah),” kata Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heriyanto melalui Humas Polres Sarolangun. (An)

Artikel ini telah dibaca 1226 kali

Baca Lainnya