Kecelakaan di Provinsi Jambi: 10 Orang Tewas dan 31 Orang Luka Ringan

  • Whatsapp
Pelajar di Bungo tewas kecelakaan
Petugas sedang melakukan olah TKP dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Poros Jalan Kuamang Jaya, RT 01 RW 01, Kecamatan Pelepat Ilir pada Minggu malam (9/5/2021). Foto : Dok Satlantas Polres Bungo

Ungkap.co.id – Operasi Ketupat Siginjai 2021 berakhir pada 17 Mei pukul 24.00 WIB. Operasi yang melibatkan 1.300-an personil gabungan dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Sencom dan Pramuka ini akhirnya ditutup berbarengan dengan berakhirnya larangan mudik.

Selama Operasi Ketupat Siginjai 2021 ini, Polda Jambi mencatat 23 insiden kecelakaan di Provinsi Jambi. Dari 23 insiden kecelakaan tersebut, 45 orang menjadi korban, di mana 31 orang korban mengalami luka ringan, 4 orang korban luka berat, 10 orang meninggal dunia dan kerugian materil mencapai Rp118.

Angka kecelakaan di Jambi
Direktur Lalulintas Polda Jambi, Kombes Pol Heru Sutopo. Foto : Syah

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jambi Kombes Pol Heru Sutopo, jumlah kecelakaan pada Operasi Ketupat Siginjai 2021 ini alami peningkatan hingga 64 persen. Heru menjelaskan pada tahun lalu dengan operasi yang sama, Polda Jambi hanya mencatat 14 angka kecelakaan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Lagi dan Lagi Kecelakaan Terjadi di Bungo

“Ada banyak faktor penyebab kecelakaan, bisa lalainya pengemudi atau kondisi jalan. Namun, berdasarkan analisa kami, kemungkinan besar penyebab kecelakaan ini adalah lenggangnya arus lalu lintas di Provinsi Jambi karena adanya larangan mudik. Jadi masyarakat terlena dengan jalan kosong dan memacu kendaraanya lebih kencang,” kata Kombes Pol Heru Sutopo saat ditemui di ruangannya pada Senin siang (17/5/2021).

Baca Juga : Pulang dari Salat Tarawih, 3 Warga Bungo Tewas Kecelakaan

Selain itu, lanjut Heru, seperti yang di Kabupaten Bungo, kecelakaan terjadi disebabkan adanya perbaikan jalan. “Jalan yang dilintasi pengendara itu ada perbaikan, tapi tidak ada plang pemberitahuan. Pengendara tersebut ngebut dan menghindari perbaikan mengambil jalur lawan, tahu-tahu dari arah berlawanan melintas motor sehingga terjadi adu kambing,” tandasnya.

Baca Juga : Brakkk, Kecelakaan Beruntun, 3 Orang Tewas, Satu Diantaranya Bayi Berumur 5 Bulan

Selain angka kecelakaan, selama Operasi Ketupat Siginjai 2021, Polda Jambi juga mencatat 477 pengendara yang ditindak. Dari jumlah tersebut, 96 pengendara dikenakan sanksi tilang sedangkan sisanya diberikan sanksi teguran. (Syah)

Pos terkait

   
   
      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *