Kakorlantas Tinjau Tol Bayung Lencir–Tempino

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi dengan meninjau langsung ruas Tol Bayung Lencir–Tempino, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera. (Syah)

Ungkap.co.id Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi dengan meninjau langsung ruas Tol Bayung Lencir–Tempino, bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan jalur tersebut dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat.

Bacaan Lainnya

Dalam agenda tersebut, Kakorlantas didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar, Dirlantas Kombes Pol Adi Benny Cahyono, dan jajaran Polda Jambi, serta pihak PT Hutama Karya (HK) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera. Rombongan melakukan survei di ruas tol dari Jambi menuju Palembang untuk melihat langsung kondisi infrastruktur maupun arus lalu lintas.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi lalu lintas di ruas tol tersebut dinilai cukup terkendali. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah kendaraan angkutan barang over dimensi yang beroperasi.

Kakorlantas mengingatkan agar kendaraan Over Dimension Over Load tidak beroperasi selama masa arus mudik dan balik Lebaran, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga semuanya lancar dan berkah. Kami diundang Kapolda Jambi dalam rangka peresmian kantor RTMC tingkat Polda. Bersama Kapolda dan pihak Hutama Karya, kami melakukan survei di Trans Sumatera dari Jambi menuju Palembang,” ujarnya, Senin.

Lanjut Agus, secara umum arus kendaraan cukup terkendali, namun masih ada kendaraan over dimensi yang masih beroperasi.

“Mudah-mudahan nanti kendaraan over dimensi tidak beroperasi karena kita harus mengedepankan saudara-saudara kita yang sedang mudik dan balik,” ujar Agus.

Baca Juga : Hutama Karya Prediksi Traffic di Jalan Tol Sumatera Meningkatkan 68,81 Persen

Agus menjelaskan, ruas tol yang telah operasional dari Jambi menuju Palembang saat ini sepanjang 34 kilometer. Selain itu, terdapat tambahan sekitar 19 kilometer yang masih dalam tahap pembangunan dan berpotensi difungsikan sesuai kesiapan dari pihak pengelola.

Keberadaan Tol Bayung Lencir–Tempino dinilai sangat strategis sebagai jalur alternatif untuk memecah kepadatan kendaraan di jalur arteri Trans Sumatera, khususnya saat puncak arus mudik Lebaran 2026.

“Saya sangat senang mendampingi Pak Kapolda melihat langsung kondisi tol yang cukup bagus. Dengan adanya tol ini, kapasitas kendaraan bisa dipecah antara arteri dan tol sehingga memperlancar arus menuju Palembang maupun ke arah Sumatera Barat dan Riau,” jelasnya.

Berdasarkan volume lalu lintas harian yang terpantau, pergerakan kendaraan di ruas tol tersebut cukup signifikan dan diperkirakan meningkat saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

Is menegaskan, Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Polda Jambi disebut telah menyiapkan pos pengamanan (pospam), pos pelayanan, serta penempatan personel di sejumlah titik strategis, termasuk penyusunan skenario dan simulasi pengamanan arus mudik.

“Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, tetapi Polri hadir untuk menjaga momentum sosial dan spiritual masyarakat. Negara hadir untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran selama arus mudik dan balik. Saya yakin Polda Jambi sudah menyiapkan skenario, termasuk simulasi latihan operasi agar semuanya berjalan optimal,” tegasnya.

Agus juga mengapresiasi kolaborasi antara Korlantas Polri, Polda Jambi, dan PT Hutama Karya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Dengan kesiapan infrastruktur Tol Bayung Lencir–Tempino serta pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat 2026, arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jambi diharapkan dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali. (*/Syah)

Pos terkait