Jelang Ramadan, Polda Jambi Cek Harga Barang di Pasar Angso Duo

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Subdit I Indagsi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan atau pasokan bahan pangan pokok di pasar tradisional Angso Duo, Kota Jambi. Hal ini sebagai langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadan. (IR)

Ungkap.co.id Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Subdit I Indagsi melakukan pengecekan harga dan ketersediaan atau pasokan bahan pangan pokok di pasar tradisional Angso Duo, Kota Jambi. Hal ini sebagai langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadan.

Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi, AKBP Hernawan, di Jambi, Selasa, mengatakan pengecekan dilakukan terhadap 14 komoditas bahan pangan pokok yang ada di pasar Induk Angso Duo Jambi tersebut dan hasil pemantauan secara umum harga masih relatif terjangkau. Sementara pasokan bahan pokok dalam kondisi cukup tersedia.

Bacaan Lainnya

“Untuk bahan pangan secara umum masih aman, harga rata-rata masih terjangkau dan pasokannya juga masih lumayan banyak,” katanya.

Namun demikian, Polda Jambi bersama tim Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang turun kelapangan masih menemukan beberapa catatan, salah satunya terkait penjualan minyak goreng merek Minyak Kita yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter, ditemukan beberapa pedagang menjual dengan harga Rp16.000 per liter atau selisih sekitar Rp300.

“Alasan pedagang karena tidak memiliki uang kecil untuk kembalian, tetapi tetap kami ingatkan agar menjual sesuai HET supaya tidak menimbulkan keresahan atau informasi liar di masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga : Tragedi Gas Beracun di Bungo, Seorang Pria Meninggal Dunia

Selain itu, temuan juga terjadi pada komoditas beras premium. Hernawan menyebut ada satu merek beras premium yang dijual di atas HET, yakni mencapai Rp15.600 per kilogram, padahal HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.400 per kilogram.

“Kami sudah menyampaikan langsung kepada pengecer agar menjual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah dan untuk komoditas lainnya harga dan pasokannya relatif aman,” katanya.

Hernawan menegaskan kegiatan pengecekan dan pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Polda Jambi juga bekerja sama dengan instansi terkait seperti Bapanas, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Bulog.

“Intinya kami ingin menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya. (*/Syah)

Pos terkait