Gara-gara Utang, Paman Sendiri Dibacok Hingga Tewas di TKP

Ilustrasi pembacokan

Hanya karena utang Rp. 23 juta, Supar (48) diketahui tega membacok pamannya sendiri Damin (69) hingga tewas. Peristiwa itu membuat heboh warga Desa Musirlor, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.


Hal itu diketahui mempunyai masalah utang-piutang. Pelaku mempunyai utang kepada korban sebesar Rp 23 juta.

“Pelaku menjaminkan sertifikat tanahnya untuk utang itu,” terang Kapolsek Rejoso AKP Burhanudin, Sabtu (17/08 /2019) seperti dilansir dari merdeka.com.

Namun lanjutnya, saat mau membayar utangnya, pelaku ditagih korban sebesar Rp 200 juta sampai Rp 300 juta. Akhirnya pelaku emosi, karena uang yang dirinya terima hanya Rp 23 juta.

“Dari Rp 23 juta menjadi Rp 200 juta sampai Rp 300 juta kata pelaku, korban menambah bunga. Tapi penyelidikan kami belum sampai korban merupakan rentenir atau tidak,” lanjutnya.

“Pelaku pun cek-cok di rumah korban. Pelaku ingin sertifikatnya kembali dengan melunasi utang Rp 23 juta. Tetapi korban ingin menguasai tanahnya,” terangnya.


Sambungnya, karena tidak ada solusi, pelaku melakukan pembacokan 4 kali kepada korban.

“Bacokan pertama tidak kena. Namun bacokan kedua dan ketiga mengenai leher. Hingga bacokan keempat mengenai kaki kanan. Korban pun langsung tewas di TKP,” jelasnya.

“Karena pelaku takut diamuk massa, akhirnya pelaku melarikan diri ke rumah Kamituwo, Muji. Lalu pelaku dibujuk Kamituwo untuk menyerahkan diri ke Polsek. Setelah diolah TKP, polisi membawa barang bukti berupa satu buah ganco, palu, dan sandal jepit,” jelasnya lagi.

Sumber : Merdeka.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *