Ditpolairud Polda Jambi Amankan Benih Lobster 5 Box Sterofoam, Pelaku Kabur

Benih lobster
5 box Sterofoam benih lobster yang berhasil diamankan Tim Subditgakkum Ditpolairud Polda Jambi. Foto : Isy

Ungkap.co.id – Tim Subditgakkum Ditpolairud Polda Jambi menemukan sebanyak 5 box Sterofoam yang diduga berisi Benih Lobster (BL) di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, sekitar pukul 22.15 WIB, pada Selasa (7/4/2020) malam.

Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Arif Budi Winova mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya upaya penyelundupan benih lobster melalui perairan Jambi dengan tujuan luar negeri.

Bacaan Lainnya

Lanjut dijelaskannya, saat dilakukan penelusuran pada daerah-daerah yang biasa dilakukan sebagai lokasi transit di sekitar Jalan Lingkar Selatan, petugas melihat ada beberapa orang yang tidak diketahui identitasnya sedang melakukan bongkar muat box dari sebuah mobil minibus. Saat Tim mendekati kegiatan bongkar muat tersebut, mereka langsung melarikan diri dan dilakukan pengajaran.

“Karena situasi malam, para pelaku berhasil melarikan diri sehingga Tim hanya bisa mengamankan 5 box yang diduga merupakan benih lobster,” ujarnya, saat konferensi pers, Rabu (8/4/2020) pagi.

Kemudian, tim mengamankan dan membawa 5 box yang diduga berisi benih lobster ke kantor Ditpolairud Polda Jambi. Untuk selanjutnya setelah itu berkoordinasi dengan BKIPM Jambi guna proses lebih lanjut.

Kombes Arif menyebutkan, barang bukti yang berhasil diamankan dari 5 box sterofoam berisi benih lobster dengan total jumlah 30.431 ekor benih lobster. Dengan rincian 30.200 ekor BL jenis Pasir dan 231 ekor BL jenis Mutiara dalam keadaan hidup.


“BL ini dikemas dalam 153 kantong plastik beroksigen, dengan nilai lebih kurang Rp. 4.576.200.000,” sebutnya.

Tindakan selanjutnya, bersama BKIPM Jambi melakukan pelepas liaran ke habitat dengan lokasi yang sudah ditentukan oleh BKIPM Jambi pada hari Rabu 8 April 2020.


Sementara itu, juga dilakukan penyelidikan dan pencarian terhadap pelaku. (Isy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *