Ungkap.co.id – Dalam upaya memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan skema pengamanan jalur bebas hambatan, Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melaksanakan kegiatan survey intensif di jalur Tol Pijoan – Arteri pada Selasa (10/03/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Jambi dengan didampingi oleh Kepala Jasa Raharja, dan instansi terkait untuk menyisir titik-titik krusial di wilayah hukum Polda Jambi.
Pengecekan jalur dan titik strategis, rombongan memulai perjalanan dari Mako Ditlantas Polda Jambi menuju Pall 10, dilanjutkan dengan peninjauan rencana pendirian Pos Pengamanan (Pos Pam) Gerbang Tol Sebapo. Seterusnya hingga ke Simpang Tempino dan Pos Unit III PJR di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan.
Koordinasi lintas sektoral terus ditingkatkan dengan melaksanakan silaturahmi dan koordinasi teknis dengan pihak Hutama Karya (HK) di lokasi rest area Pijoan terkait operasional jalur tol.
Baca Juga : Jelang Lebaran, BPJN Sudah Tambal 3.842 Lubang di Jalan Nasional Jambi
Selanjutnya evaluasi jalur arteri dengan cara memantau kondisi jalan arteri mulai dari pintu keluar Tol Pijoan, kawasan Unja Mendalo, hingga kembali ke pusat kota.
Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menyampaikan bahwa survey ini merupakan langkah proaktif Polri untuk memetakan potensi kerawanan serta menentukan penempatan personel yang efektif di sepanjang jalur tol dan arteri.
Hal ini bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan dan kemacetan, terutama di titik-titik pertemuan arus tol dan jalan nasional.
“Hasil dari survey ini akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan strategi pengamanan lalu lintas di wilayah Provinsi Jambi kedepannya dalam rangka Operasi Ketupat 2026,” pungkasnya. (*/Syah)




