Ungkap.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui Subdit Bintibsos Ditbinmas terus menggencarkan upaya pencegahan kekerasan dan penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Pada pekan keempat Januari 2026, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto selaku praktisi sekaligus pemerhati pendidikan di Provinsi Jambi, memimpin langsung kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Kamtibmas kepada masyarakat pendidikan di Kota Jambi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak dua kali sebagai bagian dari program rutin dan berkelanjutan.
Penyuluhan pertama digelar pada Selasa (27/1/2026) pukul 08.30 WIB hingga selesai di SMP Ahmad Dahlan Kota Jambi, dengan sasaran siswa dan siswi sekolah tersebut.
Selanjutnya, pada Rabu (28/1/2026) pukul 08.30 WIB, Tim Bintibsos Ditbinmas Polda Jambi kembali menyelenggarakan kelas motivasi dan penyuluhan Kamtibmas di SMP IT Nurul Ilmi Kota Jambi.
Dalam kegiatan itu, AKBP Dadang menyampaikan pentingnya peran seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.
Baca Juga : Dukung Program MBG, Polda Jambi Gelar Ground Breaking Pembangunan Dapur SPPG
Dadang juga menginformasikan bahwa Polda Jambi telah menggulirkan Surat Telegram Kapolda Jambi Nomor ST/44/OPS.4.1./2026 tanggal 23 Januari 2026, yang berisi petunjuk dan arahan terkait pencegahan serta penanganan kekerasan, sekaligus ajakan untuk penguatan pendidikan karakter bagi siswa dan siswi se-Provinsi Jambi.
“Implementasi kebijakan ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Kapolres dan Kapolresta hingga pihak sekolah dan masyarakat,” ujar Dadang di hadapan para pelajar.
Dadang menjelaskan, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi Kamtibmas tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Pemerintah.
Hal ini juga selaras dengan Rancangan Rencana Strategis Ditbinmas Polda Jambi Tahun 2025–2029, khususnya dalam mendukung Asta Cita nomor 4 dan nomor 7.
Secara spesifik, lanjutnya, program ini berfokus pada dua pilar utama. Pertama, pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pencegahan dini terhadap bahaya narkoba, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan judi online di kalangan generasi muda.
Kedua, penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui upaya pencegahan kejahatan dengan mengedepankan strategi pre-emtif dan pendekatan community policing.
Melalui kegiatan ini, Polda Jambi berharap para pelajar tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga karakter kuat, berintegritas, dan mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi positif bagi daerah dan bangsa. (*/IR)





