Ungkap.co.id – Densus 88 Anti Teror Polri melaksanakan kegiatan arahan dan pembekalan kepada seluruh Bhabinkamtibmas Polda Jambi. Hal ini sebagai upaya memperkuat peran preemtif dan preventif Polri dalam pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, (21/1/2026) di ruang Lokamanginti lantai 2 Polresta Jambi itu dipimpin langsung oleh Direktur Idensos Densus 88 AT Polri Brigjen Pol Arif Makhfudiharto, didampingi Kasatgaswil Jambi Densus 88 AT Polri Kombes Pol Beri Diatra.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol Henky Poerwanto, pejabat Ditbinmas Polda Jambi, jajaran Polresta Jambi, serta perwakilan Bhabinkamtibmas dari Polresta Jambi dan beberapa Polres jajaran dengan total peserta lebih dari 100 personel.
Direktur Idensos Densus 88 AT Polri Brigjen Pol Arif Makhfudiharto dalam arahannya menjelaskan bahwa keberhasilan Densus 88 AT Polri tidak hanya bertumpu pada penindakan, tetapi juga pada upaya pencegahan yang berkelanjutan.
“Densus 88 AT Polri memiliki strategi besar melalui pendekatan keras (hard approach) dan pendekatan lunak (soft approach). Keberhasilan kami karena adanya pencegahan yang masif di lapangan melalui langkah preventif, preemtif, dan kuratif,” jelas Arif.
Baca Juga : Hati-hati! Penipu Catut Nama dan Foto Ketua PWI Kota Jambi
Ia menambahkan bahwa pola rekrutmen jaringan terorisme saat ini telah banyak berubah, terutama dengan memanfaatkan media internet dan teknologi digital.
“Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan kepolisian. Semua aspek permasalahan di masyarakat bermuara pada kemampuan problem solving. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi, bukan menambah masalah,” tegasnya.
Arif juga mengapresiasi upaya pembinaan terhadap mantan narapidana terorisme (napiter) yang dilakukan melalui sinergi lintas instansi di wilayah Jambi.
“Kami tetap mendampingi mantan-mantan teroris agar dapat kembali hidup bermasyarakat. Kami mengapresiasi langkah Kasatgaswil Jambi yang mampu membangun komunikasi lintas instansi hingga memberangkatkan mantan napiter umrah. Jika ada informasi lanjutan di masyarakat, mohon Bhabinkamtibmas dapat segera menginformasikannya kepada kami,” pungkasnya.
8Setelah mendapatkan arahan dari Densus 88 AT Polri, harapannya Bhabinkamtibmas dapat mengimplementasikannya di wilayah masing-masing. Meskipun saat ini masih ada keterbatasan personel yang harus membawahi lebih dari satu desa. (*/IR)





