Bupati Tanjab Barat Salurkan Bantuan Sosial Beras untuk PKH

  • Whatsapp
Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS serahkan langsung secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) tahun 2020 kepada perwakilan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di gudang Bulog Kuala Tungkal, Selasa (20/10/2020). Foto : Isy

Ungkap.co.id – Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS serahkan langsung secara simbolis Bantuan Sosial Beras (BSB) tahun 2020 kepada perwakilan keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di gudang Bulog Kuala Tungkal, Selasa (20/10/2020).

   
   
      

Disampaikan Kadis Sosial Drs. Syarifudin MM dalam laporannya, bantuan beras kepada keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) ini, diperuntukan bagi keluarga harapan yang terdampak Covid-19 yang mencapai 11. 435 KPM.

“Beras yang disiapkan yaitu kualitas premium dengan kemasan 15 kilogram, dan penyaluran bantuan sosial tersebut akan dilaksanakan selama tiga bulan terhitung sejak Agustus sampai Oktober 2020,” jelas Syarifudin.

Sementara itu Bupati H. Safrial dalam sambutannya, berharap bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya yang terdampak pandemi Covid-19. Namun, Bupati juga ingatkan kepada masyarakat untuk tetap produktif selama masa pandemi.

   
   
      

“Kita berharap dengan bantuan ini dapat mengurangi beban ekonomi, yang paling penting kita tekankan, selain bantuan ini kita harus bekerja, karena di era new normal ini kita harus bekerja, ekonomi berjalan dan kesehatan harus dijaga,” katanya.

Baca Juga : Komitmen Sukseskan Pilkada 2020, ASN Tanjab Barat Ikrarkan Netralitas

Selain itu, Bupati H. Safrial juga mengimbau masyarakat untuk selalu patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, terlebih dengan adanya Perda yang mengatur tentang pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan di masyarakat.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjab Barat untuk selalu patuhi protokol kesehatan apalagi kita sudah ada Perda tentang Covid-19, artinya jika ada Peraturan Daerah pasti ada sanksinya. Jadi saya berharap masyarakat betul-betul menyadari Covid-19 ini sangat berbahaya maka protokol kesehatan harus dilaksanakan,” tegasnya.

Ditanya soal persediaan beras di gudang Bulog, Bupati H. Safrial usai tinjau langsung gudang beras Bulog mengatakan, persedian beras yang tersedia di gudang Bulog diperkirakan cukup untuk 3 bulan kedepan.

Nampak hadir dalam acara ini, para kepala OPD, Camat, Ka Bulog, masyarakat penerima bantuan serta tamu undangan lainnya. (Isy)

Pos terkait

Hosting Unlimited Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *