Terkait potensi kerugian negara, Dhovan menyampaikan saat ini masih dilakukan pendalaman bersama instansi terkait, khususnya UPTD Karantina Provinsi Jambi, baik dari aspek administrasi, ketahanan pangan, maupun tata niaga antarwilayah.
Baca Juga : Bhayangkari Polda Jambi Panen Sayur, Buah-buahan, dan Taburkan Benih Ikan Nila
“Ini merupakan pengungkapan pertama kasus karantina di tahun 2026. Kami berkomitmen menjaga wilayah perairan Jambi serta melindungi sektor pertanian dari ancaman hama dan penyakit,” tegasnya.
Polda Jambi juga mengimbau seluruh pelaku usaha angkutan laut dan perdagangan antar daerah agar selalu melengkapi dokumen perizinan sesuai ketentuan hukum.
Patroli dan pengawasan akan terus ditingkatkan guna menjamin keamanan, keselamatan, dan kepastian hukum di wilayah perairan Provinsi Jambi. (Viryzha/Syah)





